Kampung BEDAS “Merubah Sampah Menjadi EMAS” Desa Lebak Muncang

Sampah? Satu kata yang tidak asing ditelinga kita. Berbagai jenis kegiatan yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari tak jarang mempertemukan kita dengan satu kata tersebut. Sampah seringkali memiliki arti dan nilai yang buruk dimata masyarakat. Satu kata yang tidak memiliki nilai membuat masyarakat tidak pernah menghiraukan sampah. Bau, kotor dan juga menjijikan adalah tiga kata yang mendeskripsikan “Sampah” di mata masyarakat. Namun, jika kita membuka mata kita secara luas dan bisa melihat di sekeliling kita bahwa banyak hal yang tidak berguna dan tidak memiliki nilai, bisa kita ubah menjadi hal yang luar biasa dan mahal. Salah satunya yang dilakukan oleh desa Lebak Muncang yang berlokasikan di kecamatan Ciwidey, Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Dimana desa tersebut memiliki tempat yang bernama Kampung BEDAS. BEDAS merupakan singkatan Bebas dari Sampah. Kampung BEDAS merupakan tempat bagi sampah yang dipandang tidak berharga dan tidak memiliki nilai, menjadi suatu hal yang mahal dan dapat berfungsi bagi kehidupan masyarakat.

Kampung BEDAS merupakan salah satu solusi menumpuknya sampah, khususnya sampah plastik di desa Lebak Muncang. Pada kampung BEDAS, sampah akan dipilih dan diolah dengan proses tertentu. Simpelnya, pada kampung BEDAS berbagai jenis sampah yang dikumpulkan akan diubah menjadi suatu kerajinan yang bernilai dan memiliki fungsi dalam kehidupan masyarakat. Seperti bekas popok bayi yang dikumpulkan lalu diubah menjadi pot bunga yang bernilai dan berfungsi. Gimana? Keren bukan? Sangat jarang sekali masyarakat menyadari bahwa sampah bisa menjadi hal yang bernilai tinggi. Seluruh kreatifitas masyarakat desa Lebak Muncang dituangkan dalam bentuk kerajinan yang memiliki bahan dasar sampah plastik. Berbagai jenis kerajinan seperti keranjang, piring, tempat permen dan lainnya menjadi daya tarik wisatawan yang mengunjungi desa tersebut. Masyarakat di Desa Lebak Muncang juga terkenal dengan sifat ramahnya, tak hanya dengan wisatawan saja, namun sifat ramah masyarakat desa Lebak muncang juga diterapkan pada kepedulian mereka terhadap lingkungan sekitar, seperti merubah sampah menjadi emas. Gimana? Dari desa Lebak Muncang kita bisa mendapatkan edukasi bahwa sampah tidak selamanya kotor dan menjijikan, justru sampah bisa menjadi hal yang indah, memiliki nilai dan bermanfaat untuk kehidupan masyarakat. Tinggal dari diri kitanya aja apakah kita mau meluangkan rasa dan waktu untuk coba peduli dengan lingkungan sekitar? Dan merubah hal yang tidak memiliki nilai menjadi istimewa.

Kampung BEDAS tersebut yang menjadi salah satu alasan @apikuncang untuk mengangkat berbagai jenis potensi lainnya yang berada di desa tersebut. Desa Lebak Muncang memiliki potensi besar untuk bisa dikembangkan menjadi desa wisata. Tak hanya kampung BEDAS, pertanian kopi yang dimiliki desa Lebak Muncang juga unik loh, yaitu memiliki empat aroma khas seperti pisang, nangka, moka dan juga melati, pertanian, perkebunan sayur yang melimpah juga menjadikan desa ini sebagai desa yang subur, berbagai jenis kesenian di dalamnya serta pemandangan desa dengan nuansa asri dan sejuk membuat wisatawan akan betah untuk berkunjung ke desa Lebak Muncang. Gimana? Tertarik buat datengin desa Lebak Muncang? Tenang, sebelum tertarik ke desa Lebak Muncang secara langsung, sebentar lagi di wilayah Bandung akan ada acara pameran dari @apikuncang tentang desa Lebak muncang yang pastinya bisa membuat wisatawan memahami dan merasakan potensi yang ada di desa Lebak Muncang. Untuk berbagai jenis informasi acaranya, bisa dipantau dan dilihat di Instagram @apikuncang karena bakalan ada hal yang menarik tentang desa Lebak Muncang dan penjelasan tentang berbagai potensi di dalamnya yang dikemas semenarik mungkin.

Website | + posts

Leave a Comment